1 Juli 2016

[News]Tambang Pendorong Utama IHSG

[News]Tambang Pendorong Utama IHSG ,bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Sektor tambang menjadi pendorong utama terhadap penguatan IHSG pada awal perdagangan hari ini, Jumat (1/7/2016).

IHSG dibuka naik 0,22% atau 10,97 poin ke level 5.027,62 dan menguat 0,36% atau 17,88 poin ke level 5.034,52 pada pukul 09.06 WIB.

Pergerakan IHSG semakin menguat 0,38% atau 18,82 poin ke level 5.035,47 pada pukul 09.22 WIB.

[Job] Orica Mining Service, Blasting Engineer (Close:July 18, 2016)

Job Orica  mining service

Orica Mining Services is Indonesia s largest blasting service provider and product Supplier Company servicing the extensive Indonesian mining market. Orica is currently the world s largest supplier of commercial explosives.

Orica’s vision is to provide Clever Resourceful Solutions to its customers around the world. 

This vision is delivered by an organisation focused on customer needs and collaboration, operational excellence, innovation and the creation of value for customers and shareholders alike.

21 Juni 2016

[News] ESDM Kebut Penyelesaian Evaluasi Izin Usaha Tambang

imageKementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan belum ada gugatan susulan dari pelaku usaha pertambangan menyusul penerbitan Peraturan Menteri (Permen) Nomor 43 Tahun 2015 tentang Tata Cara Evaluasi Penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Mineral dan Batubara.

"Belum ada gugatan lagi yang masuk karena Dirjen Minerba belum men-declare mengenai hal ini," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Teguh Pamudji, Senin (20/6).

[News] Korupsi tambang pasir Lumajang, Dosen UNIBRAW ditahan

imageAbdul Rahim Faqih (48), seorang dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan dari Universitas Brawijaya Malang ditahan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur. Pasalnya, dia diduga ikut terlibat melakukan tindak pidana korupsi dalam penambangan pasir besi di Lumajang.

"Tersangka ditahan selama 20 hari (terhitung mulai 20 Juni hingga 9 Juli 2016) di Rutan Klas 1 Surabaya di Medaeng, Sidoarjo," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim, Romy Arizyanto, Senin (20/6).

8 Januari 2016

[News]Lupakan CPO, Pemerintah Andalkan Bea Keluar Tambang

imageJakarta, CNN Indonesia -- Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (DJBC Kemenkeu) kembali mengesampingkan minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) sebagai komoditas penyumbang penerimaan bea keluar sepanjang 2015.

Rendahnya harga sepanjang tahun lalu yang tak kunjung melebihi harga batas US$ 750 per metrik ton, membuat komoditas CPO tak layak dikenakan tarif bea keluar.