Jumat, 08 Januari 2016

[News]Lupakan CPO, Pemerintah Andalkan Bea Keluar Tambang

imageJakarta, CNN Indonesia -- Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (DJBC Kemenkeu) kembali mengesampingkan minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) sebagai komoditas penyumbang penerimaan bea keluar sepanjang 2015.

Rendahnya harga sepanjang tahun lalu yang tak kunjung melebihi harga batas US$ 750 per metrik ton, membuat komoditas CPO tak layak dikenakan tarif bea keluar.

[News]BUMN tambang disiapkan kelola PT Freeport Indonesia

imageJakarta (ANTARA News) - Menteri BUMN, Rini Soemarno, mengisyaratkan BUMN pertambanagan siap "masuk" ke PT Freeport Indonesia. Keempat BUMN itu adalah PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk, dan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Persero.

"Kalau memang ada divestasi Freeport Indonesia, dan kami diberikan kesempatan untuk membeli saham yang akan didivestasikan, kami siap (mengelola)," kata dia, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat.

Rabu, 06 Januari 2016

[News]Kelola tambang eks Vale, Sulsel siapkan BUMD

imageJAKARTA. Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola menyambangi Kantor Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk meminta mekanisme teknis aturan pelelangan wilayah tambang eks PT Vale Indonesia di Sulawesi Tengah.

Dengan adanya aturan teknis tersebut, pihaknya lantas bisa mengikutsertakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang sudah disiapkan untuk bisa mengelola wilayah tambang eks Vale Indonesia itu.
"Kita sudah siapkan BUMD, termasuk BUMN yang berminat, sebab BUMD tidak mungkin ambil sendiri," terangnya di Kantor Dirjen Minerba, Rabu (6/1).

[News]Karyawan Tambang Tak Bisa Kredit Rumah

imageSAMARINDA – Diduga karena imbas dari lesunya sektor pertambangan batu bara di Kaltim, perbankan pun memberikan ‘catatan khusus’ kepada para pekerja tambang ini. Apa itu? Karyawan sektor tambang, ternyata tak lagi mudah mendapatkan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR).  

Hal ini seperti disampaikan Bagus Susetyo, sekretaris Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Kaltim, kepada Kaltim Post.

Selasa, 05 Januari 2016

[News]Target produksi Tambang batubara ADARO menurun

imageJAKARTA. PT Adaro Energy Tbk (ADARO) memperkirakan, belum banyak perbaikan pada industri batubara tahun ini.

ADARO memangkas target produksi batubara tahun 2016 menjadi 50 juta-52 juta ton. Jumlah itu turun dibandingkan dengan proyeksi produksi batubara tahun 2015 sebanyak 53 juta-54 juta ton.

Garibaldi Thohir, Direktur Utama ADARO, mengatakan, harga batubara belum membaik. Maka, ADARO tidak ingin banyak fokus pada pendapatan dari tambang. Perseroan ingin beralih fokus di bidang energi dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).