[News] Insiden PT Freeport Indonesia Grasberg Block Cave

image Seperti yang dilangsir dari Humas PT Freeport Indonesia, Pada hari Jumat, 12 September 2014, pukul 23.30 WIT, terjadi insiden di area West Muck Bay tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) PT Freeport Indonesia (PTFI). Terjadi jatuhnya material berupa batuan dan tanah, saat aktifitas ground support tengah dilakukan.

[News] Smelter Timah Indonesia Memegang Peranan Penting ke LME

image(Bloomberg) - produsen timah di Indonesia, eksportir terbesar, memegang peranan untuk penjualan logam di atas kurs spot patokan di London untuk mencoba untuk melawan penurunan harga ke tingkat terendah dalam lebih dari satu tahun.

Indonesia Komoditi dan Derivatives Exchange Komisaris Fenny Widjaja mengatakan dalam sebuah wawancara di Jakarta. Anggota Smelter di ICDX yang menawarkan logam $ 500 sampai $ 600 per metrik ton di atas kontrak di London Metal Exchange,  melalui telepon kemarin. Itu lebih dari $ 398 premi yang dibayarkan pada akhir bulan lalu.

[News]Ketua KPK Sebut 50 Persen Perusahaan Tambang Tak Bayar Royalti

image TRIBUNJATENG.COM, MATARAM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan, sebanyak 50 persen perusahaan pertambangan tidak membayar royalti kepada pemerintah.

"Itu baru royalti, belum lagi mereka ini tidak memiliki izin usaha pertambangan (IUP) sehingga tidak memiliki NPWP. Coba bayangkan berapa kerugian negara dari sektor pertambangan saja. Triliunan (rupiah)," kata Ketua KPK Abraham Samad di Mataram, Jumat (12/9/2014), seperti dikutip Antara.

[News] Merosotnya Harga Bijih Besi

image Harga bijih besi pada minggu ini berkutat di $ 83/ton dan terus merosot sehingga akan berimbas pada perekonomian dunia.

Morgan Stanley memperkirakan harga untuk rata-rata antara $ US85 per ton dan $ US95 per ton pada tahun kalender 2015, sedangkan Citi mengharapkan rata-rata $ US90 per ton pada tahun 2015 sebelum tergelincir rata-rata $ US80 per ton pada tahun 2016.

Permintaan Cina untuk baja,  diperkirakan akan terus tumbuh hingga tahun 2025 atau 2030, tetapi di luar itu permintaan seiring waktu akan datang dari tempat lain.

[News] Jaksa Tuntut Izin Tambang Milik Anas Dicabut

image Metrotvnews.com, Jakarta: Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut agar majelis hakim menjatuhkan pidana tambahan buat Anas Urbaningrum. Pidana tambahan itu berupa pencabutan izin usaha tambang di Kutai Timur, Kalimantan Timur.
"Menjatuhkan pidana tambahan berupa pencabutan izin usaha pertambangan atas nama PT Arina Kotajaya seluas kurang lebih 5.000-10.000 ha yang berada di dua kecamatan yaitu Kecamatan Bengalon dan Kecamatan Kengbeng Kabupaten Kutai Timur," kata Jaksa Yudi Kristiana dalam membacakan tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (11/9/2014).