Jenis Peralatan Pemadatan “ROLLER”

clip_image002[9] Ada beberapa metode atau cara untuk menstabilkan tanah, antara lain :
1. dengan cara “blending” dan “mixing”
2. dengan menebarkan “hydrate lime”
3. dengan mencampur tanah dengan aspal (asphalt)
4. dengan menebar semen pada tanah (cement soil stabilization)
5. dengan memadatkan tanah (compacting the soil)
Di sini yang akan dibahas adalah cara menstabilkan tanah dengan memadatkan tanah isian.

Seberapa jauh, tanah akan dipadatkan tergantung untuk keperluan apa tanah
tersebut setelah dipadatkan. Semakin padat suatu tanah (berarti void-nya semakin sedikit)
maka ikatan butir satu dengan lainnya semakin baik atau semakin rapat, maka tanah
tersebut semakin kuat mendukung suatu beban.
Agar butir-butir “soil material” semakin rapat, maka perlu diberikan energi (desakan
atau tekanan) ke dalam “soil material” tersebut. Cara pemberian energi ke dalam tanah ada
beberapa cara, yaitu :

i. “Sheeps Foot Roller”
“Sheeps Foot Roller” dapat ditarik oleh “tractor” atau mempunyai mesin sendiri (self
propelled sheeps foot roller). Alat pemadat ini terdiri dari “hollow steel drum” yang pada
permukaannya mempunyai gerigi-gerigi baja dengan panjang gerigi    5 sampai 7 inchi.
Gerigi-gerigi ini ditarik atau bergerak sendiri sehingga menusuk tanah menjadi
padat, dengan demikian prinsip kerja pemadatan dengan alat ini adalah “kneading action”.
Dalam melakukan pemadatan, “sheeps foot roller” berjalan atau menggelinding berulang-
ulang pada lintasan yang sama sampai gerigi-geriginya tidak dapat menusuk tanah lagi. Ini
berarti tanah sudah padat (kompak), tetapi belum rata. Untuk meratakan permukaan tanah
dibantu dengan menggunakan “smooth steel wheel roller”.
Tidak semua tanah dapat dikompakkan dengan “Sheeps Foot Roller”, misalnya pasir
(sand) atau kerikil (gravel). Alat ini hanya cocok untuk tanah yang berlempung atau lempung
pasiran.

ii.  “Grid Roller”
Adalah anyaman teralis baja yang dibuat melingkar sehingga menjadi “roller”, alat ini
cocok untuk memadatkan lapisan tanah dari bahan granuler/non kohesif dan batu-batu
belah yang tidak terlalu keras.


iii. “Smooth Steel Wheel Roller”
Adalah alat pemadat tanah yang cara kerjanya menggunakan prinsip “static weight”.
“Roller” yang digunakan merupakan “steel drum” yang diisi air atau pasir yang bertujuan
untuk menambah berat “roller”-nya. Berat setiap “roller” berkisar dari 14 sampai 20 ton.
Alat pemadat ini cocok untuk memadatkan tanah berkerikil atau pasir kerikilan.

iv. “Manually Operated Rammer” dan “Vibrating Drum Type Roller”
Adalah alat pemadat tanah yang cara kerjanyanya menggunakan prinsip “vibration”.

clip_image002[11]

GAMBAR
THREE WHEEL ROLLER

 

 

 

 

 

clip_image002[13]

GAMBAR
TWO AXLE DAN THREE AXLE TANDEM ROLLERS

 

 

 

clip_image002[15]

GAMBAR
SHEEP FOOT ROLLER

 

 

 

clip_image002[17]

GAMBAR
SEGMENTED WHEEL ROLLER

 

 

 

 

 

clip_image002[19]

GAMBAR
MESH GRID ROLLER

 

 

 

 

 

clip_image002[21]

 

GAMBAR
PNEUMATIC ROLLER



Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar